Jika diibaratkan semua mimpi-mimpi dan cita-citaku adalah pakaian di jemuran,
maka tergambarlah sebuah pemandangan lapang luas dengan konstelasi tiang tali panjang
berjejeran.
Bergantungan dari sesederhana baju dalaman hingga semewah-mewahnya jas elegan. Sedikit menganalogikan ramahnya sebuah senyuman.
Juga meriahnya berjuta rangkai tepuk tangan.
Jangan marah! senyuman kalian itu dalaman..
Bukan murah! justru dalaman membuat ku nyaman.
Tapi jangan juga heran. Di setelan yang sama kalian juga mampu menjadi
semahal jas jutaan.
semahal jas jutaan.
Rangkapan dasi erat dengan menawan, mengurutkan kancing per kancing
kepercayaan.
kepercayaan.
Kemeja putih celana bahan, mengamankan senyuman kalian..
Karena di balik jas yang elegan, pasti selalu ada sepakai dalaman, kan?
Ramalan hujan meteor sekalipun takkan kuturunkan tiang.
Catatkan rekor jemur cuci pakaian teratur sampai pulang.
Menggagahkan kukuh kerah perjuangan dengan rapi
Dan sedikit parfum wangi aroma matahari
Terimakasih Tuhan atas keluarga, sahabat, dan teman.
Kawan lama, baru, serta kesayangan..
Aku pergi memakai kalian
Tak khawatirkan keringat capai petang
Terik lembab, peluh mengalir jadi kubang
direndam-dijemur-dan-dicuci-ulang.
Sampai bertemu besok lagi di mimpi dan harapan,
Bergantung rapih bersih kembali di jemuran.
TAGS :
COMMENTS